Deteksi dini kerusakan hard disk, hindari kehilangan data

www.tutorial-pc.comTutorial-komputer.com - Harddisk memiliki peran sangat penting didalam komputer. Bagaimana tidak, fungsi harddisk adalah sebagai tempat dipasangnya sistem operasi, begitupun juga tempat dimana kita menyimpan data-data pekerjaan kita, ataupun juga file multimedia seperti foto, video ataupun lagu.

Ketika harddisk mengalami kerusakan, maka data didalam komputer pun akan terancam hilang.
( baca : Sejarah harddisk dan perkembangannya)



Penyebab kerusakan pada harddisk 

Tidak ada asap kalau tidak ada api, begitulah pribahasa yang tepat yang menggambarkan rusaknya harddisk. Apabila kita menggunakan komputer sebagaimana mestinya, komponen komputer pun memiliki umur yang cukup panjang. Berikut beberapa penyebab kerusakan pada harddisk komputer kita.
  • Seringnya komputer terkena pemadaman listrik, hal ini mengakibatkan timbulnya gesekan pada harddisk. 
  • Seringnya kita melakukan defrag pada harddisk. Defrag memang sangat di anjurkan tetapi kegiatan ini lebih baik diatur secara berkala, bukan setiap jam!
  • Asupan daya yang tidak baik dari PSU (power supply). Hal ini terjadi dikarenakan kita memilih menggunakan PSU yang jelek. 
  • Seringnya kita melakukan restart komputer. Hal ini bisa terjadi ketika kita memaksakan menjalankan aplikasi komputer yang cukup berat. Akibatnya komputer mengalami crash/hang dan tidak ada jalan lain selain menekan tombol reset. 



Tanda-tanda harddisk akan rusak 

Dengan sedikit usaha untuk mencari tahu, kita bisa meminimalisir kehilangan data pada harddisk kita. Contohnya, sedikit pengetahuan untuk mendeteksi kerusakan pada harddisk menggunakan aplikasi pihak ketiga. Atau melalui kebiasaan kita menggunakan komputer. Loh kok bisa? sabar, saya akan berikan sedikit contoh harddisk yang akan mengalami kerusakan. Berikut tanda-tanda harddisk kita sudah saatnya diganti.
  • Saat menghidupkan komputer, waktu untuk masuk kedalam sistem cukup lama.
    Ini merupakan tanda awal ada bad sector pada harddisk, walaupun tidak menutup kemungkinan sistem operasi kita yang bermasalah. Segera lakukan pemeriksaan kesehatan pada harddisk komputer kita. (baca : cara mengetahui bad sector pada harddisk )
  • Data yang di copy-paste seringkali korup (corrupt)Mungkin hal ini pernah dialami sebagian pengguna komputer, ketika kita ingin menyalin data dan memindahkannya ke folder lain, ternyata data tersebut tidak bisa kita pindahkan. Dan muncul peringatan bahwa data tersebut korup. Hal ini salah satu indikasi bahwa data tersebut berada pada sector yang sudah rusak atau istilahnya "BAD SECTOR"
  • Membuka folder atau aplikasi terasa berat, padahal spesifikasi sangat bagus
    Sama seperti halnya contoh yang pertama, ketika kita ingin mengakses folder, loadingnya terasa sangat lama. Hal ini disebabkan kondisi kesehatan harddisk yang sudah turun. Faktor usia bisa menyebabkan turunnya kesehatan harddisk. Atau bisa juga faktor seringkalinya harddisk kita mendapatkan tegangan arus yang naik atau turun.
  • Munculnya tulisan "A disk read error occured"
    Tulisan ini muncul ketika pertama kali menghidupkan komputer. Hal ini mengindikasikan bahwa harddisk mengalami kerusakkan yang cukup parah. Saya menyarankan untuk mengakses harddisk pada komputer lain, apabila data pada harddisk tersebut masih bisa diakses, segera lakukan back up atau menyalin data pada harddisk lain.
  • Operating System Not foundMuncul tulisan diatas dikarenakan komputer tidak mendeteksi adanya harddisk. Untuk hal yang satu ini ada dua kemungkinan. Pertama, harddisk sudah tidak bisa dideteksi lagi dan ini pertanda bencana bagi pengguna komputer tersebut, data kita hilang!. Kedua, sebab lain adalah hanya kerusakan pada sistem operasi. 



Mengetahui kondisi harddisk menggunakan aplikasi

Pada waktu itu saya sudah menjelaskan cara mengetahui bad sector pada harddisk menggunakan aplikasi HD tune. Dan pada artikel tersebut, saya juga menjelaskan cara mengetahui kondisi kesehatan harddisk. Dari beberapa informasi yang saya dapatkan disini, untuk mengetahui kondisi harddisk selain menggunakan HD Tune, ternyata hanya dengan menggunakan aplikasi speed fan pun kita bisa memeriksa kesehatannya. 

Berikut cara melihat kondisi harddisk kita. 

1. Pasang terlebih dahulu aplikasi Speed Fan, saya menyarankan menggunakan aplikasi terbaru. Silahkan searching di google ya hehe.. 

2. Kemudian jalankan aplikasi speed fan. Pada aplikasi ini interfacenya cukup sederhana. Hanya terdiri dari beberapa TAB saja yang memiliki fungsi masing-masing. Silahkan klik pada bagian tab S.M.A.R.T. 
Melihat kondisi harddisk menggunakan speed fan.jpg
Melihat kondisi harddisk menggunakan speed fan

3. Terlihat pada gambar menunjukkan harddisk dalam kondisi prima. Hal ini terlihat pada bagian fitness dan performance yang masih terisi full. Apabila kondisinya sudah menurun, maka bar pada bagian fitness berkurang. 


Sebenarnya cukup banyak aplikasi yang bisa mengetahui kerusakan dini pada harddisk. Namun sangat disayangkan, aplikasi tersebut tidaklah gratis melainkan berbayar. Salah satu contohnya adalah aplikasi Harddisk Sentinel. Aplikasi ini sangat cepat dalam mendeteksi kondisi harddisk.

Semoga artikel "Deteksi dini kerusakan harddisk, hindari kehilangan data" bisa bermanfaat. Jangan lupa kritikan dan share artikel ini. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Deteksi dini kerusakan hard disk, hindari kehilangan data"

Post a Comment